Langkah-langkah Pengendalian Hama dan Penyakit Terung Organik

d. Engkis-engkis atau penggerek batang (Dihammus fistulatory Germ. sin. D. rusticator Fab.)

Engkis-engkis ini sering menyerang tanaman yang telah dewasa atau telah berkayu dan berbuah. Cabang atau batang pokok tanaman terlihat layu. Bila diamati, ada lubang yang di luarnya ada kotoran butir-butir kayu bekas geretan.

Dari lubang keluar larva yang warna putih dengan kepala cokelat tua dan tidak berkaki. Pupa yang berwarna cokelat muda juga terdapat di dalam lubang pada cabang atau batang. Kumbang engkis-engkis berwarna abuabu kecokelatan, panjang antena melebihi panjang badan, dan panjang badan i 2 2,5 cm.

Upaya pengendalian dapat dilakukan dengan cara di bawah lubang yang terserang dipotong dan dibelah. Larva, pupa, atau engkis-engkis yang keluar dimatikan. Setelah dipotong, batang tanaman masih bisa keluar tunas baru. Namun, jika serangannya di pangkal batang, kemungkinan tanaman mati sangat besan.

e. Tungau merah (Tetranychus te/arius (Linn) sin T. urticae Koch., T. bimacu/atus)

Tungau ini berukuran kecil, < 0.5 mm, dan berbercak merah. Tungau bersembunyi dibalik daun dan membuat sarang Iaba-laba. Cara hidup tungau dengan mengisap cairan sel tanaman_ Umumnya, serangan hebat terjadi pada waktu musim kemarau, udara panas dan kering.

Gejala serangan ditandai dengan bintik-bintik merah karat atau merah perunggu pada daun, baik di permukaan atas maupun permukaan bawah, Serangan yang hebat dapat menyebabkan daun layu dan rontok.

Pengendalian yang dilakukan agar serangan tungau tidak meluas yaitu secara alami menggunakan thrips Scolothrips sexmaculatus, tungau Ohytoseiulus persimilis, kumbang Stethorus gilvi-frons, dan cendawan Entomophthora fresenii. Adanya hujan lebat dalam waktu lama atau siraman air bisa merontokkan tungau.

f. Antraknosa buah Penyakit antraknosa buah disebabkan oleh cendawan Colletotrichum gloeosporioides var. melongenae. Buah yang terserang penyakit ini terdapat bercak bulat, cekung, berwarna cokelat dengan titik hitam.

Bila jumlahnya banyak, bercak akan membesar dan bersatu menjadi bercak yang Iebih besar yang bentuknya tidak teratur. Bila bercaknya telah meluas, buah akan rontok. Cara pengendalian penyakit antraknosa seperti pengendalian pada penyakit busuk buah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *