Faktor Iklim Menentukan Pertumbuhan Tanaman Organik

lklim adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu daerah dalam jangka waktu yang lama, kurang lebih sekitar 30 tahunan. Adapun yang dimaksud dengan cuaca adalah keadaan udara yang berhubungan dengan sinar matahari, temperatur, hujan, kelembapan udara, awan, dan kecepatan angin pada suatu tempat tertentu dalam jangka waktu yang terbatas. Keadaan cuaca setiap waktu dapat berubah.

Faktor iklim merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menunjang pertumbuhan tanaman.

a. Sinar Matahari

Sinar matahari merupakan faktor yang sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Sinar matahari seperti kita ketahui dibutuhkan oleh tanaman untuk melakukan proses fotosintesis. Dalam proses fotosintesis yang berlangsung pada beberapa bagian tanaman yang mengandung zat hijau daun (klorofll), air dan karbon dioksida diubah menjadi zat gula (glukosa) dan oksigen melalui bantuan sinar matahari.

Glukosa yang dihasilkan selanjutnya dipergunakan untuk pertumbuhan tanaman sedangkan oksigen dilepaskan ke udara. Tanpa adanya sinar matahari tanaman akan menjadi lemah, pucat, kerdil, dan akhirnya mati. Benih yang baru tumbuh jika kekurangan sinar matahari akan tumbuh memanjang, kurus, dan pucat.

Kebutuhan intensitas sinar matahari untu setiap jenis tanaman berlainan. Ada jenis tanaman yang membutuhkan banyak sinar matahari, seperti tanaman sayur yang menghasilkan bunga atau buah. Ada pula jenis tanaman yang memerlukan sinar matahari dalam intensitas yang sedikit atau cukup saja, seperti tanaman sayur yang menghasilkan daun.

b. Suhu (Temperatur) Di samping sinar matahari, setiap tanaman juga membutuhkan keadaan suhu yang berbeda-beda untuk memeroleh pertumbuhan dan produksi yang optimal. Tanaman kacang panjang, ubi kayu, dan jagung akan tumbuh baik di daerah yang bersuhu tinggi atau panas, sedangkan kentang, wortel, buncis, kubis, dan sawi akan tumbuh dengan baik jika ditanam di daerah dengan keadaan suhu yang rendah atau dingin.

Jika suatu jenis tanaman ditanam di daerah dengan suhu yang tidak sesuai untuk pertumbuhannya, produksi tanaman umumnya berkurang atau tidak optimal. Sebagai contoh, tanaman wortel yang ditanam di daerah bersuhu panas akan menghasilkan umbi yang kecil-kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *