Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Terung Organik

Pada saat melakukan kegiatan pemeliharaan, kesehatan tanaman juga harus diamati sehingga adanya hama atau penyakit dapat diketahui lebih dini. . ‘ a. Kumbang daun hitam kehijauan (Epitrix parvula F.)

Serangan kumbang ini dapat menyebabkan daun berlubang kecil-kecil sehingga kelihatan seperti saringan berwama putih kelabu. Akibatnya tanaman semai menjadi kerdil dan bunga banyak yang berguguran pada tanaman dewasa sehingga produksi berkurang.

Kutu daun ini dapat dikendalikan dengan cara mekanis, yaitu menggunakan corong lampu yang bagian dalamnya diberi minyak tanah. Kemudian, corong ini ditutupkan pada kumbang. Kumbang akan terbang dan melekat pada minyak goreng. Selain cara tersebut, dapat pula disemprot dengan pestisida alami. p, Lembing atau kumbang epilachna [Epilachna sparse Hrbst f. vigintioctopunctata (Boisd).

Kumbang epilachna ada yang menjadi predator dan ada yang menjadi hama. Kumbang yang menjadi predator mempunyai bercak berupa garis dan sedikit bentuk bulat, sedangkan kumbang yang menjadi hama berbercak bulat. Kumbang maupun larvanya memakan daun. Daun yang diserang akan kelihatan kerangkanya saja. Akibatnya, pertumbuhan tanaman terganggu, Ialu tanaman menjadi kerdil dan buah berukuran kecil.

Beberapa cara pengendalian kumbang epilachna yakni sebagai

1) Secara mekanis, telur, larva, dan kumbang dewasa ditangkap dan dimatikan.

2) penyebaran musuh alami, yaitu sejenis tabuhan (Iebah)

3) Penanaman dilakukan pada musim kemarau karena kumbang ini akan berhenti bertelur pada musim tersebut.

4) Dilakukan rotasi tanaman.

Lalat buah (D. dorsalis) akan menusuk buah dan meletakkan telur di dalam buah. Lubang bekas tusukan sering ditumbuhi cendawan sehingga buah menjadi busuk. Bila buah tersebut dibelah, akan terlihat larva lalat buah. Serangan lalat buah D. pedestris akan memperlihatkan bergak-bercak lunak dengan warna lebih tua atau hitam pada buah. Bila diiris, kelihatan didalamnya ada larva Ialat (belatung, berenga).

Lalat buah dapat dikendalikan dengan cara sebagai berikut :

1) Jika serangan belum hebat, buah dipanen untuk dikonsumsi. Jika serangan telah hebat, buah dipetik dan dibakar.

2) Lalat jantan ditangkap dengan .nenggantung alat perangkap. Perangkap tersebut berUpa botol minuman mineral yang ujungnya dibalik, bagian dalam diberi kapas yang telah diberi cairan daun selasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *